Problem Based Learning (PBL) Melalui Metode De Bono

Sebuah Metode Pembelajaran di PG/TK FulldaySchool Miftahul Iman, Cimahi-

PBL adalah suatu pendekatan pembelajaran yang didasarkan pada permasalahan yang didengar, dilihat, dan dirasakan oleh anak. Melalui pendekatan pembelajaran seperti ini, diharapkan dapat mencapai visi pendidikan membangun generasi khalifah fil ardhdengan membangun 3 potensi dasar manusia, yaitu (1). MIND : pola pikir & kecerdasan ; (2). SOUL : jiwa ; (3). CREATIVITY : kreatifitas berpikir & menghasilkan karya.

Apa saja target/sasaran yang dapat dimiliki anak melalui stimulasi-stimulasi dalam PBL?

(1). MIND. Anak diharapkan memiliki : daya ingat yang tinggi, konsentrasi yang baik, rasa ingin tahu yang kuat, dan dapat berpikir kritis dan logis terhadap sesuatu hal.

(2). SOUL. Anak diharapkan memiliki : akhlak yang baik, kepedulian, mau berbagi, dapat dipercaya dan mempercayai orang lain, kemampuan dalam mengambil keputusan, serta keterampilan dalam berkomunikasi.

(3). CREATIVITY. Anak diharapkan dan dilatih untuk berpikir LATERAL (melihat dari berbagai sudut pandang), bebas berekspresi dan mengungkapkan keinginan serta pikirannya.

PBL memiliki unsur-unsur mendasar dalam pola pendidikannya :

(1) Integrated Learning

– Pembelajaran mengintegrasikan seluruh bidang pelajaran

– Pembelajaran bersifat menyeluruh melibatkan aspek-aspek perkembangan anak

– Anak membangun pemikiran melalui pengalaman langsung

(2) Contextual Learning

– Anak belajar sesuatu yang nyata, terjadi, dan dialami dalam kehidupannya

– Anak merasakan langsung manfaat belajar untuk kehidupannya

(3) Constructivist Learning

– Anak membangun pemikirannya melalui pengalaman langsung (hand on experiences)

– Learning by doing

(4) Active Learning

– Anak sebagai subyek belajar yang aktif menentukan, melakukan, dan mengevaluasi pelajaran (PLAN – DO – REVIEW).

(5) Learning Interesting

– Pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan bagi anak karena anak terlibat menentukan masalah.

Dari metode belajar PBL yang diterapkan secara konsisten dan kontinu, diharapkan hasil akhir yang diperoleh : akan terbentuk karakter anak yang baik. Anak dapat menjadi :

1. Pemikir yang kritis dan mampu memilih

2. Pendeteksi dan pemecah masalah

3. Kreatif, imajinatif, inovatif, dan berwawasan luas

4. Peduli terhadap masyarakat, Negara, dan lingkungan.

METODE DE BONO

Dalam prakteknya di Miftahul Iman, PBL diaplikasikan menggunakan metode De Bono, yaitu metode pembelajaran yang digunakan untuk menstimulasi pola berpikir dengan menggunakan simbol-simbol berupa topi berwarna, yang diistilahkan dengan “six thinking hat” (6 topi berpikir), yaitu yang terdiri dari 6 warna : merah, putih, hitam, kuning, hijau, dan biru.

(lihat foto : topi de Bono digantung di atas, Bunda Rika-kiri, Bunda Fitri-kanan : guru di Miftahul Iman)

1. MERAH : berkaitan dengan perasaan, instuisi, dan emosi. Anak dilatihn untuk mengungkapkan perasaannya ketika Bunda memakaikan topi ini pada anak.

2. PUTIH : berkaitan dengan informasi. Anak dilatih untukmengungkapkan pertanyaan atau pernyataan mengenai informasi yang ingin diketahui atau sudah diketahuinya.

3. HITAM : Anak diberi kesempatan untuk waspada, mengingatkan akan kerugian/resiko/bahaya/hal-hal negatif tentang sesuatu hal.

4. KUNING : melambangkan optimisme. Anak dilatih untuk senantiasa berpikir positif.

5. HIJAU : Melambangkan pertumbuhan, energi, dan kehidupan. Pada saat mengunakan topi berwarna hijau, anak diberi kesempatan untuk mengungkapkan ide-ide kreatif tentang suatu hal dalam pemecahan masalah.

6. BIRU : Melambangkan muhasabah/evaluasi untuk melihat proses berpikir “Pengetahuan apa yang sudah dimiliki anak?” Pada waktu anak menggunakan topi biru, anak dapat mengungkapkan refleksi atau menyimpulkan keseluruhan kegiatan.

Jadi apabila anak kita pulang ke rumah dan bercerita kepada Ibu “Tadi aku pakai topi merah… lalu aku bilang sama Bunda, aku sedang sedih… dst”, berarti putra/i Ibu telah mengerti tentang de Bono. Pancinglah anak untuk mengungkapkan pemikirannya tentang berbagai masalah dalam kehidupan, jawablah apa-apa yang ditanyakannya. Itulah aplikasi PBL di rumah……………..……………

Diambil dari : Seminar PBL, 1 Maret 2008, di PG/TK Miftahul Iman, Cimahi

Diterbitkan di Bulletin Sekolah Miftahul Iman.
Sumber: http://khumairo78.multiply.com/journal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s